Logo's

MP3

Interview

Galery

 

 

 

 

INTERVIEW: ARUS BAWAH funzine #1 (Indonesia)

Out on march 2007 Price: Rp.4000,- (US.$3)

 

Sebuah label yang cukup lama Vakum ini, kembali mencoba memperlihatkan taringnya.

Btw... Kalian pingin tau kenapa Die records Vakum cukup lama?

Berdirinya Die records akan mencoba merilis 4 band... apa saja sich?

Jadi, Simak interview Nando Arus bawah dengan bos hanip pemilik sekaligus penerus Die records...

 

Hello Bos hanip... gimana kabar? Dan gimana kabar Die records?

Alhamdulillah... Aku baek-baek aja dan Die records sendiri sudah mulai bangkit setelah 3 tahun terkubur.

 

Ceritain sedikit donk sejarah dari Die records dari tahun 1998 hingga 2002.

Kenapa dikasih nama Die records? Apa ada arti khusus?

Die records berdiri pertengahan tahun 1997. Pada saat itu kita masih pakai nama Die production, Awalnya kita mendirikan Die production hanya membikin event-event musik Underground dan pada saat tidak ada event kami mencoba merilis kaset. HOLY TERROR rilisan pertama Die records direspon baik oleh label / distro dan undergrounders, itu yang membuat kami ingin terus berkarya dan mengembangkan label ini. Nama DIE?!... Die records didirikan 3 orang: Agus / Hanip / Eko. Saat itu kita punya komitmen bahwa label / Production ini hanya untuk musik extreme metal yang mematikan. kata DIE sangat pas karena terdiri dari 3 huruf dan mempunyai arti/makna kematian. 

 

Boleh tau nggak kenapa pada tahun 2002 Die records vakum atau berhenti untuk merilis sebuah album?

Pada tahun 2002 Agus & Eko sibuk pada pekerjaannya, Aku tidak mungkin mampu mengerjakan Die records sendiri karena aku punya kesibukan lain. Sat itu alamat kontak ke die records juga terputus: PO.BOX / Email dan website juga mati. Mohon maaf apabila ada surat / Email yang tidak terbalas.

 

Sekarang Die records kan mencoba untuk bangkit kembali, apa alasan Die records on kembali?

Dengan segala kekurangan, Februari 2006 aku mencoba membangkitkan Die records. karena kami tau...

kami tidak bisa lepas dari musik ini, kami sudah terlanjur terkubur didalamnya, musik ini adalah bagian dari jiwa dan kehidupan kami.

 

Sebelum kalian Vakum, Die records sudah berapa rilisan? Apa saja?

Sebelum vakum, Die records sudah merilis 11 band (termasuk rilis ulang). Rilisan terakir tahun 2002 THYPAIN "more than suffering" berbenturan dengan ESP yang juga rilis THYPAIN. untuk lengkapnya cek diwebsite kami.

 

Denger-denger Die records akan merilis 4 Band. Apa aja dan dari mana saja?

Dalam waktu dekat Die records akan merilis 4 band ABOMINANT (death metal USA), CRIMSON MASSACRE (dark death metal USA), AVULSION (death metal USA) dan THORAZINE (brutal death CA). oh, yach... kita juga mau bikin kompilasi ROTTEN SICKNESS (brutal/death/grind) dan MEMORIES IN DARKNESS (black/gothic) kalo ada temen-temen yang mau join, silahkan kirim demonya.

 

Siapa saja yang berperan penting buat Die records dulu maupun sekarang?

Dulu yang berperan penting di Die records banyak... Agus/Eko/Dedi/Rony/Trisna dan aku, kalo sekarang cuma aku aja yang utama di Die records dibantu my Wife, rony, sid-x dan trisna.

 

Gimana respon para label/distro maupun grounders dengan kembalinya Die records?

Saat ini masih banyak label/distro dan Undergounders yang belum mengerti dengan bangkitnya Die records, tapi saya yakin mereka akan terus mensupport terhadap perkembangan musik Underground begitu juga dengan bangkitnya Die records.

 

Ada target berapa rilisan untuk tahun ini?

Untuk rilisan kita tidak ada target tertentu. Kita masih terus mencari band-band untuk dapat kami rilis.

Btw style apa saja yang dicari Die records?

Style musik yang dicari Die records semua jenis musik Extreme Brutal / death / gore / grind / black / gothic / doom / hardcore dan tidak menutup kemungkinan Die records akan mencoba merilis Trash metal.

 

Apakah Die records juga kerjasama dengan pihak-pihak label lokal maupun luar negeri?

Ya! Die records bekerjasama dengan label/distro ditanah air maupun luar negeri. Tanpa jalinan kerjasama dengan mereka mungkin Die records tidak akan bangkit sampai sekarang.

 

Ada rencana buat event lagi seperti dulu?

Die records masih haus akan event-event yang pernah diselenggarakan. rencana dalam waktu dekat Die records akan membikin event dimojokerto. Tunggu aja info selanjutunya...

 

Selain ngurusin label, kesibukan mas apa saja?

Aku orangnya sibuk banget. Tiap hari kerja kuli cari makan buat anak istri, kuliah yang sangat membosankan dan aku masih aktif ngeband di OVERDEATH dan GOREFLESH.

 

Mas sendiri suka kenis musik apa? band-band yang menurut mas bagus apa saja?

Ada rencana untuk merilisnya dari salah satu itu?

Semua jenis musik extreme aku suka, kecuali dangdut... fuck! (tapi kalo dikasih penyanyi dangdutnya gakpapa lah... istriku jg mantan pendangdut... he..he..) Musik extreme aku demen sama hardcore, thrash & brutal death. Band lokal senurutku semua bagus... yang paling aku sukai Killharmonic, Siksa kubur, Tengkorak, Disinfected... pokoknya banyak lah... Rencana rilis gak ada. mereka kan udah punya label besar. tapi kalo mereka mau gabung di Die records, kita selalu welcome kok.

 

Makasih udah ngejawab interview ini. Akhir kata untuk Extremers music!

Thanx buat nando & crew arus bawah. Dukung terus musik undergrounder, jangan ada perbedaan dalam musik ini, kita sama-sama terkubur dijalur musik yang sama. tunjukan kebesaran kita bahwa kita mampu bersaing dengan musik-musik yang kalian anggap BUSUK...

 

 

INTERVIEW: HORRIBLE CREATION zine #4 (Indonesia) Out Soon...

 

Halo bos, wah gimana ceritanya bisa bangkit lagi???

Trus waktu vakum ngumpulin dana dulu ato gimana nih bos. Jika dilihat dari produksi yang nggak hanya fokus di rilisan kaset dan personil staff, sepertinya persiapan setelah masa vakum sangat matang.

Helo juga, Sejak Agus & Eko mengundurkan diri dari Die records, Aku mencoba untuk meneruskannya perjuangan Die records sendiri dengan merilis THYPAIN “more than suffering” di akhir tahun 2002 (hanya terjual 200pcs), Dari situ aku baru menyadari bahwa aku tidak mampu mengurusinya sendiri. Akirnya aku putuskan untuk vakum dan mencari teman yang bisa diajak kerjasama dan diawal tahun 2006 Aku baru menemukan rekan yang sama-sama gila. Selama vakum aku sibuk pada pekerjaan, keluarga dan tetap aktif ngeband di Overdeath dan Goreflesh, Jadi meskipun Die records vakum Jiwa metal masih tertanam didiriku…

 

Apa semua personil yang berada dibalik Die Records total bekerja untuk Die Records atau ada aktifitas yang lebih penting, artinya Die Records bukan prioritas utama tetapi tetap Die Records digarap secara serius???

Seluruh staff  bekerja keras 100% untuk Die records, Disamping itu semuanya juga punya aktifitas & Pekerjaan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Tetapi Die records tetap prioritas utama.

 

Kenapa nih memilih nama yang singkat yaitu Die???ada sejarahnya??? Waktu sepakat untuk eksis kembali dengan tampilnya format baru apa pernah kepikiran nggak, pengen merubah nama Die Records???

Nama DIE sangat pas karena label ini bukan label produk makanan, hehehe… Kata DIE terdiri dari 3 huruf dan awalnya memang label ini didirikan oleh 3 orang, terbentuk pada 1997 dengan nama Die production dan pada 2002 kita merubahnya Die records, Saat bangkit lagi kita ingin tetap pake nama Die records karena Die records sudah menjadi darah dan daging bagi kami… dan kita ingin tunjukan bahwa Die records vakum bukan karena masalah internal. Jadi, kenapa harus ganti nama!

 

Penilaian atau kriteria ketika mencari band buat dirilis??? kita lihat nama Crimson Massacre, Abominant atau Thorazine nggak begitu familiar di scene Indonesia. Apa yang Die Records merekomendasikan band-band tersebut untuk scene lokal???

Die records mencari band dari penilaian (skill & musiklitas), tapi kalo lisence bingung juga. Misal dengan crimson massacre… Awalnya kita hanya menginginkan Abominant & Avulsion. Tapi pihak label mau memberi ijin kalo kita rilis 4 band sekaligus, itupun yang 2 band tanpa royalti. Terpaksa sikat aja semua. Dan itu awalnya Die records bangkit… Kita tidak punya banyak waktu untuk mencari band dan yang kita inginkan rilisan awal adalah lisence.

 

Semua dirilis dalam format kaset!!! kenapa cuma Inhumate/Overdeath yang dirilis versi cdnya selain kaset??

Sebenarnya dari awal Die records fokus tuk rilis kaset aja, dan gak pernah ada proyek untuk rilis Cd... Die records label kecil bos! Sedangkan rilis Cd butuh dana banyak. Tapi pihak Inhumate ngotot mau split kalo dirilis dalam bentuk Cd. Terpaksa dech! Split inhumate/overdeath kemungkinan tidak kami rilis. Masa... jeruk rilis jeruk… hahaha, kaset akan dirilis oleh HENCEFORTH recs Sedangkan CD kita masih tawarkan kelabel-label lain untuk merilisnya.

 

Kenapa hanya Oath To Vanguish yang direkrut oleh Die Records???

Padahal Grindethic Records masih punya Defeated Sanity???

Setiap kita minta lisence, kita pasti minta band yang bagus dari label tersebut, tapi semuanya kita kembalikan kepada pihak labelnya, boleh tidak, cocok tidak royaltinya, hehehe…

 

Punya label sekaligus punya band, apakah hal yang bagus???

Atau jadi ajang kesempatan propaganda band sendiri lewat label sendiri???

Menurutku bagus juga sich, Kalo label berdiri setelah band itu ada… Karena label bisa merasakan bagaimana derita bagi sebuah band. Kita lihat Ombat tengkorak dengan Sebelas aprilnya… Dengan kesuksesannya dia bisa mengajak rekan-rekan yang lain untuk join dilabelnya, Akirnya band lain juga merasakan kesuksesannya. Tapi kalo Label berdiri disusul dengan band mungkin itu yang dimaksud ajang propaganda…

 

Apa Die Records fokus di genre death/black metal???

untuk Gothic sendiri gimana???kan banyak band gothic untuk dilisensi???

Genre yang dicari Die records Brutal/death/grind/hardcore/black/gothic, Gothic! Ini kami masih mastering kompilasi black & gothic “Black theater”. Kami juga tidak mengerti kenapa semua demo yang masuk kesini 80% Brutal. Padahal kita sangat terbuka untuk genre lainnya.

 

Berapa Persentasi segment dalam hal lisensi band luar dan merilis band lokal itu sendiri??? kalo diliat dari rilisan yang ada dan yang di planning band luar semua tuh,kurang tertarik sama band lokal????

Die records tidak pernah mempersentasikan rilisan band luar atau lokal, Selagi band itu mau dan setuju dengan kerjasama yang kita inginkan its ok! Band local bagus-bagus, Die records juga haus rilis band lokal tapi gak ada yang nawarin (memang Die records hanya label kecil) Dan pernah ada band lokal nawarin ke kita Kontrak putus Senilai Rp.40.000.000,- apa gak salah?! Lansung kami bilang… Kalo Die records punya dana segitu mending buka Lokalisasi…

 

Visi dan misi Die Records dengan format baru selain memajukan industri musik ekstrem metal ditanah air???

kami ingin menunjukan kepada masyarakat luas bahwa musik Underground tidak seburuk yang mereka pikirankan, dan dengan cara apapun kita harus lakukan agar musik ini bisa setarah dengan musik yang kalian anggap busuk. Intinya sama aja memajukan musik metal, he..he..    

 

Label-label musik ektrem metal lokal sangat banyak!!! Disini jelas sudah berada dilingkup bisnis!!! Bagaimana menyiasati agar produk-produk Die Records tetap bisa diunggulkan dan terus bisa tetap  eksis??  Apa targetnya hanya sekedar balik modal saja sudah cukup maksimal??? Karena menurut saya dedikasi staff yang lain juga berkonstribusi besar untuk kemajuan Die Records maka mereka juga mesti mendapatkan kompensasi sesuai dengan kerja kerasnya.

Label indie dalam bisnis… Menurutku salah besar, Kalopun ada bikin label extreme indie untuk bisnis. Saya jamin gak bisa bertahan lama, Indonesia belum waktunya untuk itu. bener gak bos? Untuk tetap eksis Die records berusaha tidak hanya memproduksi satu produk, Mulai dari tshirt/jumper, cetak cover, biar gak rugi kita produksi sendiri. Kita tidak pernah menargetkan harus laku berapa, yang penting kita Enjoy bisa rilis udah kepuasan yang tidak ternilai bagi kami. Tetapi semuanya tetap terkontrol lewat managemen label dan kita menjalankan Die records dengan Keuangan Hobby dimana setiap staff pasti akan mengeluarkan uang tiap bulan untuk hobbynya tanpa mengharapkan imbalan apapun… Dari awal kita beritahukan kepada seluruh staff bahwa kita bekerja keras di Die records tidak dapat konpensasi apapun… Kecuali kepuasan! Kalupun ada laba, kita akan gunakan buat Kemajuan Die records sendiri…

 

Belakangan ini band ekstrem metal yang apa yang berekplorasi merusak telingamu????

Dyingfetus, Disgorge, Disavowed, Napalm death, Cannibal corpse, Killharmonic, Disinfected, Siksa kubur, Tengkorak, Purgatory, Digging up, and more…

 

Menurut pandangan anda bagaimana perkembangan scene ug lokal??hal-hal yang perlu diperbaiki menurut sudut pandang anda???hal-hal yang dipertahankan???

Scene UG Indonesia aku melihat masih banyak saling saat ini dah bagus… banyak records luar yang tertarik akan kualitas musik kita (Indonesia) perusahaan besar yang tertarik memfasilitasi scene kita, tapi saat ini aku lihat banyak penurunan dalam massa, hal yang perlu diperbaiki dan pertahankan sikap kebersamaan, bersatu, dan jangan pernah ada perbedaan… 

 

Gimana Scene Jawa Timur pada umumnya dan Sidoarjo sendiri pada khususnya apa lagi masalah lumpur yang belum usai sepertinya menjadi ikon buruk dari Sidoarjo sendiri???

Scene Jatim saat ini sangat maju pesat, ramai sampai kepelosok-pelosok, salut! Tapi untuk barometernya sendiri (Surabaya) melempem… Event diSurabaya sudah jarang, dan kalah dibanding dengan pelosok, lihat diKediri… hampir tiap bulan scene disana gelar event bandnya juga bagus-bagus. Memang Surabaya saat ini tidak ada fasilitas yang mendukung, Untuk Sidoarjo sendiri… genre punk/hardcore sangat ramai, Sampai-sampai Bpk.bupati mau membiayai bila ada event UG. Dengan syarat tanpa tiket… Mengenai Lumpur… Fuck LAPINDO! Kita juga jadi korbannya, Studio kami tepatnya diPsr.buah jatirejo sudah lama gak bisa kepakai gara-gara Lumpur dan yang membuat kami marah dengan dikeluarkannya Sk.Presiden 22 maret 2007 (perpres 14/th 07) peta bencana, Peraturan dimana bila Lumpur tersebut meluber diluar peta, maka korban tidak mendapat ganti rugi. Apa maksutnya?! Presiden Goblok!...

 

Planning yang disiapkan tahun 2008 seperti apa nih???

Maret 2008 Die records memuntahkan kompilasi black & gothic “BLACK THEATER” dan album perdana SUCK OUR VEINS (brutal from jogja) dan melanjutkan event EXTREME MUSIC FEST #2 dan mencoba untuk buka warung distro, Untuk seterusnya kita tetap eksis rilis kaset & bikin merchandise… sampai mampuzzz.

 

Pokoknya sukses deh buat Die Records!!! Diakhir, silahakan promosikan Die Records!!

Ok bos makasih udah Interview Die records… Sukses juga buat HORRIBLE CRATION!!!Promo GILA Die records Tanpa batas!!! pembelian Cash diatas Rp.350.000,- (gratis ongkir seIndonesia) senilai Rp.500.000,- (gratis tz dierecs) senilai Rp.700.000,- (gratis tz & banner dierecs). Buruan Order…